Peran Ibu dalam Pembentukan Identitas Anak: Pengaruh yang Mendalam dari Awal Kehidupan

Kepribadian dan karakter anak dibentuk oleh orang-orang yang dekat dengan mereka dan pengaruh dari lingkungan tempat ia dibesarkan. Oleh karena itu, ibu memiliki peran yang sangat penting di sini. Usia dini merupakan usia yang bisa dibilang sebagai usia yang sangat kritis dalam pembentukan karakter seseorang. Rentang usia antara 0-6 tahun, otak anak berkembang sangat cepat hingga 80 persen.

Pada usia ini, otak anak dapat menerima dan menyerap berbagai macam informasi. Sayangnya, mereka masih menghiraukan baik dan buruknya. Inilah masa perkembangan fisik, mental, maupun spiritual dalam diri seorang anak akan mulai terbentuk.

1.     Hindari Membandingkan Anak

Setiap anak unik dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sebagai orangtua, penting untuk memahami dan menghargai perbedaan tersebut. Membanding-bandingkan anak dapat berdampak negatif terhadap kepercayaan diri mereka.

2. Bermain sebagai Pembentuk Karakter

Bermain bukan hanya menyenangkan, tetapi juga penting untuk perkembangan anak. Aktivitas ini membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial, motorik halus dan kasar, serta membangun karakter yang kuat.

3. Memberi Teladan

Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua mereka. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk memberikan contoh yang baik dalam sikap dan perilaku agar anak dapat mengikuti jejak yang positif.

4. Mendukung Anak Menjadi Diri Mereka Sendiri

Biarkan anak mengeksplorasi minat dan bakat mereka sendiri. Membiarkan mereka mengejar impian mereka sendiri tanpa tekanan akan membantu mereka tumbuh sebagai individu yang mandiri dan percaya diri.

Sumber: Halodoc

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com