Orangtua Perlu Pahami Untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak

Sumber gambar : rspelni

Orang tua perlu memahami bagaimana menjaga tidak hanya kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental anak. Kesehatan mental seorang anak dapat mempengaruhi kehidupan sosialnya, perkembangan emosinya, bahkan kesehatan fisiknya.

Untuk menjaga kesehatan mental anak, ada beberapa cara yang  dapat dipahami dan diterapkan oleh orang tua.

  • Berikan Perhatian & Kasih Sayang

Selalu tunjukkan kasih sayang kepada anak anda dengan cara dengan memeluknya saat bangun tidur, menciumnya saat hendak tidur di malam hari, dan menanyakan bagaimana harinya. Perlakukan semua anak secara setara, baik anak sulung, anak tengah, maupun anak bungsu.

  • Bangun Kepercayaan Anak Terhadap Orang Tua

Kunci terpenting dalam menjaga kesehatan mental anak adalah dengan membangun kepercayaan terhadap orang tua. Hal ini penting agar anak Anda merasa aman dan mempunyai tempat bersandar dan berkeluh kesah, sehingga ia tidak tumbuh menjadi minder. Salah satu cara membangun kepercayaan pada anak kecil adalah dengan selalu menepati janji. Selain itu, jika anak Anda mengalami masalah yang membuatnya sedih atau cemas, cobalah menghiburnya.

  • Jalani Hubungan yang Baik dengan Anak

Lakukan aktivitas menyenangkan dan waktu berkualitas bersama, seperti membaca, menggambar, dan bermain. Kegiatan ini akan memperkuat hubungan Anda dengan anak. Anak membutuhkan hubungan yang baik tidak hanya dengan Anda, tetapi juga dengan anggota keluarga lainnya, seperti kakak dan kakek-nenek. Selain itu, berikan anak Anda ruang untuk mengembangkan hubungan dengan teman sebayanya.

  • Tingkatkan Rasa Percaya Diri Anak

Anak yang percaya diri cenderung berbuat lebih banyak dengan kemampuan nya, selalu berpikir positif, dan bangga pada dirinya sendiri. Nah, hal ini merupakan komponen dari mental yang sehat. Beri anak anda banyak kesempatan untuk melakukan sesuatu dan jangan melarangnya untuk bereksplorasi agar ia menjadi percaya diri. Cukup memberinya petunjuk, mendukungnya, dan mengingatkan nya bila dia salah. Selain itu, ketika anak Anda melakukan sesuatu, pujilah usahanya, baik berhasil atau tidak. Namun, pastikan pujian Anda realistis dan tidak berlebihan.

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com