Menjaga Daya Tahan Tubuh si Kecil

Sumber Gambar : PediaSure

Daya tahan tubuh anak yang optimal tidak hanya ditentukan oleh kesehatan dan kebugaran jasmaninya saja. Hal ini tampaknya berkaitan dengan tumbuh kembang anak.

Dr. Margareta Komalasari, dokter spesialis anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. SpA, berbagi dengan orang tua tentang pentingnya menjaga daya tahan tubuh anak dan kaitannya dengan tumbuh kembang anak mengingatkan saya. “Sistem kekebalan tubuh seorang anak tidak berkembang sampai ia berusia delapan tahun. Masa ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan anak, terutama mendukung perkembangan sistem kekebalan tubuh,” kata Margareta dilansir Antara, beberapa waktu lalu. Margareta mengatakan, sistem kekebalan tubuh yang sehat tidak hanya membuat anak menjadi lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit, tetapi juga berdampak positif pada motorik halus, kemampuan kognitif, atau kecerdasan anak.

Terkait hubungan imunitas dengan kemampuan motorik dan kognitif, Margareta mengatakan, anak yang sehat tentu akan lebih terstimulasi karena lebih aktif dan bermain. Selain itu, anak yang aktif juga lebih mudah menemukan minat, bakat, dan potensinya.

Oleh karena itu, Dr. Margareta mengimbau para orang tua untuk mengoptimalkan daya tahan tubuh anak dan memaksimalkan aspek kinerja motorik dan kognitif melalui intervensi nutrisi yang tepat.

“Intervensi nutrisi yang diperlukan adalah FOS, GOS untuk imunitas, dan omega-3, omega-6, dan DHA untuk meningkatkan kinerja kognitif. Omega-3 dan omega-6 merupakan asam lemak yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga banyak ditemukan pada makanan bergizi. Sebaiknya dikonsumsi sama seperti susu, ikan, dan telur,” ujarnya.

Sumber. Merdeka.com

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com