Tangan Kiri, Dilarang Digunakan Namun Bisa Menghambat Perkembangan Anak

Sebagian besar dunia, terlebih di negara Asia, menggunakan tangan kiri dalam aktivitas adalah hal yang tabu dan cenderung salah. Karena sebagian besar penduduk dunia adalah pengguna dominan tangan kanan, sehingga menggunakan tangan “yang tak biasa” bisa jadi dipandang salah dalam sebagian besar masyarakat. 

Selain itu, dipercaya juga di berbagai adat, budaya, serta agama bahwa tangan kiri itu adalah tangan yang jelek dan tangan kanan adalah tangan yang baik. Juga ada sebuah kepercayaan bahwa tangan kiri adalah tangan Lucifer, sang Iblis.

Maka dari itu, banyak orang tua sedari kecil telah melarang sang anak untuk “mendominasi” aktivitas dengan tangan kiri dan mengajarkannya untuk memakai tangan kanan saja. Mungkin ini terlihat sepele dan terkesan baik, karena mengajarkan anak tentang kesopanan dan sejenisnya. Namun, Hal ini bisa jadi memberikan efek bumerang kepada sang anak, karena ada efek negatif yang mengintai akibat larangan menggunakan tangan kiri.

Seperti yang diketahui, manusia memiliki 2 bagian utama otak di dalam kepala. 2 bagian otak tersebut adalah otak bagian kanan dan otak bagian kiri. Otak bagian kanan mengatur segala bagian tubuh yang berada di bagian kiri, sedangkan otak bagian kiri mengatur segala bagian tubuh di sebelah kanan. 

Otak bagian kanan bertanggung jawab untuk mengerjakan tugas-tugas yang berkaitan dengan kreativitas. Sedangkan otak bagian kiri bertanggung jawab untuk mengerjakan tugas-tugas yang melibatkan logika, bahasa, dan pemikiran analitis. Sehingga dalam kehidupan, seseorang harus memiliki keseimbangan di antara otak kanan dan kiri.

Melarang anak untuk menggunakan tangan kiri dapat menghambat perkembangan otak kanan miliknya. Karena dengan dilarang menggunakan tangan kiri, sang anak pasti takkan memakainya, dan membuat si otak kanan “diam” karena tidak digunakan. Daya kreatif yang utamanya diurus oleh otak kanan tidak berkembang karena jarang digunakan dan diaplikasikan.

Dengan begitu, anak pun mengalami kehambatan dalam perkembangan otaknya, yang membuat ia menjadi kurang kreatif, malas mencoba serta berkembang lebih lambat dibanding dengan anak yang tidak dilarang untuk menggunakan kedua tangannya ketika beraktivitas.

Sumber :  tentanganak.id

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com