Beberapa Cara Agar Anak Punya Tipe Belajar Sendiri !

Di bawah ini adalah beberapa strategi dan cara yang tepat untuk mendidik anak supaya bersemangat belajar. Apa saja tipsnya, yuk, simak uraiannya di bawah ini.

1. Mengembangkan Suasana Membaca

Beberapa orang berpendapat kalau membaca adalah sebuah kunci kesuksesan dalam hidup. Anak-anak yang gemar membaca akan mengembangkan rasa cinta untuk belajar. Kebalikannya, anak-anak yang sulit membaca, akan mengalami kesulitan belajar.

Membaca tidak cuma membantu anak-anak dalam mengembangkan kosakata dalam kehidupan sehari-hari. Namun juga dapat membantu otak dalam mempelajari dan memproses konsep serta komunikasi formal. Siswa yang mampu membaca dengan baik akan mengalami peningkatan dalam kemampuan belajar di semua mata pelajaran, termasuk ke mata pelajaran seperti matematika dan pendidikan ilmu alam.

Sebagai orang tua, kamu bisa membantu mengembangkan keterampilan membaca anak dengan membacakan buku untuk anak. Atau kamu juga bisa meminta anak untuk membaca buku dengan lantang. Kamu juga bisa membuat jadwal membaca bersama untuk keluarga selama 20 menit. Kunci sukses menanamkan kecintaan pada membaca adalah dengan membuat membaca menjadi menyenangkan bukan membuat frustasi.

2. Jangan Mengendalikan Anak

Seorang anak yang merasa dikendalikan dalam hal pendidikan, akan sering menarik dirinya dari belajar. Sebagai orang tua, sangat penting untuk membimbing anak-anak dalam melalui proses belajarnya namun tetap membuat anak memiliki kendali atas pengalamanan belajar mereka sendiri.  Di rumah, di sekolah, atau di kelas, seorang anak harus memiliki kemampuan untuk memberikan masukan ke dalam pilihan belajarnya sendiri. Cara yang baik seperti memberi pilihan kepada anak tentang topik dari tugas menulis yang diberikan oleh guru di kelas.

3. Ajari Anak Untuk Berkomunikasi Secara Terbuka

Ajarkan anak untuk mengungkapkan pendapatnya tentang apa yang terjadi saat belajar. Orang tua bisa menciptakan suasana yang terbuka dan merasa nyaman untuk mengungkapkan kesukaan, ketidaksukaan, atau bahkan perhatiannya. Saat anak menyampaikan pendapat, pastikan supaya orang tua mengakui perasaannya–meskipun kamu kurang setuju. Ketika anak-anak merasa pendapatnya tidak penting, maka anak akan mencoba untuk melepaskan proses belajar.

4. Fokus Pada Minat Anak

Saat anak-anak belajar sesuatu yang ia sukai, maka proses pembelajaran tersebut akan lebih menyenangkan. Para orang tua bisa mencari topik dan subjek yang membuat anak menjadi lebih tertarik. Jika menyukai hal semacam dinosaurus, maka bantu anak untuk menemukan buku dan cerita yang menarik tentang hal tersebut. Kamu juga bisa menantangnya untuk mengidentifikasi lima dinosaurus kesukaannya dan meminta penjelasan kenapa ia menyukai dinosaurus tersebut.

5. Memperkenalkan Jenis Gaya Belajar

Setiap anak akan memiliki gaya belajarnya yang berbeda-beda. Beberapa di antaranya memiliki gaya belajar yang dominan, sementara yang lain memiliki gaya belajar campuran. Hal ini tentunya akan membantu anak dalam menemukan gaya belajar yang ia sukai, orang tua bisa menggunakan teknik yang mampu membantu kecepatan dan kualitas belajarnya.

Setidaknya ada tujuh gaya belajar yang bisa dilakukan yaitu, visual, auditori, verbal, fisik, logis atau matematis, sosial, dan soliter. Untuk anak yang memiliki gaya belajar maka akan dengan mudah belajar dari melihat cara kerja sesuatu. Untuk yang memiliki gaya belajar auditori, maka akan lebih mudah untuk belajar dari mendengarkan penjelasan.

6. Lakukan Pembelajaran Berbasis Game

Pembelajaran yang berbasis bukan lagi jadi konsep yang baru, hal ini sudah sering diterapkan sejak lama. Pembelajaran dengan konsep game bisa bermanfaat bagi anak. Menggunakan game sebagai alat belajar akan memberikan suasana belajar yang menyenangkan serta membantu mengembangkan keterampilan non-kognitif. Dengan belajar sambil bermain, anak juga akan termotivasi untuk mau belajar.

Sebagai orang tua, kamu harus bersabar dan tetap konsisten dalam mencari cara mendidik anak dalam proses belajarnya. Kamu bisa mulai mempraktikan cara di atas agar dapat membantu anak tidak merasa kewalahan dan lebih termotivasi dalam belajar atau mengerjakan tugas sekolah.

sumber : globalprestasi.sch.id

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com