Tips Libur Natal dan Tahun Baru yang Aman dan Nyaman Saat Pandemi

Sebentar lagi libur Natal dan tahun baru tiba. Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan di masa liburan nanti, sebaiknya memperhatikan keamanan dan kenyamanan.

Paediatric Nurse Rumah Sakit Universitas Indonesia, Efa Apriyanti mengatakan liburan pada prinsipnya bukan soal pergi ke mana atau tidak ke mana-mana. “Yang penting relaksasi supaya setelah berlibur, kita siap menghadapi rutinitas harian,” kata Efa dalam webinar “Bicara Sehat Special Sentra Vaksinasi Covid-19 Yayasan Wings Peduli dan RSUI: Menuju New Normal 2022” pada Kamis, 16 Desember 2021. “Kalau liburan di rumah bukan berarti tak bisa seru. Kalau liburan ke luar rumah, bukan berarti tak bisa aman.”

Berikut tips liburan aman dan nyaman saat pandemi:

  • Understand your risk
    Efa mengingatkan agar setiap orang yang ingin berlibur jangan hanya berpikir senang, namun juga mempertimbangkan risikonya. “Ambil kegembiraan liburan dengan risiko sebagai satu pekat. Minimalkan risikonya,” katanya. Misalkan ada anggota keluarga yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19, maka pertimbangkan apakah perlu berlibur ke luar rumah atau di rumah saja.Kemudian ketika harus menjalani tes Covid-19, jangan kemudian berpikir kalau upaya itu semata menambah biaya perjalanan dan demi menggugurkan kewajiban karena syarat. “Ubah sudut pandangnya karena ini adalah kebutuhan. Untuk mengetahui apakah kita sehat tidak,” ujarnya
  • Travel safely
    Patuhi protokol kesehatan. Pakai masker sepanjang perjalanan, sudah divaksin, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak dengan orang lain. Ketika singgah di rest area terutama untuk makan atau menggunakan toilet, pastikan kebersihan sekitar.
  • Protect your kid’s health
    Segera vaksin apabila anak sudah berusia lebih dari enam tahun. Orang tua juga harus mengajarkan dan menjadi contoh bagi anak dalam menerapkan protokol kesehatan. Selama berlibur, menurut Efa, perhatikan asupan nutrisi untuk anak. “Jangan sampai makan jadi alakadarnya dan kurang minum. Padahal selama liburan, kondisi tubuh harus sebugar mungkin,” katanya.
  • Know how community spread might affect your plan
    Rencanakan aktivitas liburan yang relatif aman. Contoh kemping, maka setiap kelompok akan memiliki area masing-masing dan berjarak. Hanya saja, perhatikan ketika hendak menggunakan fasilitas umum. Apabila ada aktivitas mendayung saat berkemah tadi, maka setiap orang yang akan mendayung akan memakai pelampung yang pernah dikenakan orang lain. Maka, pastikan peralatan yang digunakan bergantian itu sudah bersih dan aman.
  • Consider your lodging
    Perhatikan bagaimana kondisi di tempat menginap, apakah itu hotel, vila, homestay, atau apa saja. Apakah sudah menerapkan protokol kesehatan, memiliki fasilitas kesehatan yang memadai, dan nyaman. Pastikan juga kesehatan keluarga yang menginap.
  • Plan safe activities
    Merencakan aktivitas yang aman. Misalkan hendak ke suatu destinasi wisata yang asyik untuk menikmati matahari terbit atau terbenam, namun tempat itu pasti penuh di jam-jam tertentu, maka sebaiknya hindari waktu yang ramai tadi. “Memang butuh pengorbanan dan jangan mempertaruhkan kesehatan untuk hal apapun,” kata Efa.

Sumber: travel.tempo.co

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com