Tips Mengatur Jadwal Kegiatan Anak di Rumah untuk Para Orangtua

Sekolah tatap muka belum aktif dan dimulai kembali hingga saat ini, sehingga anak diharuskan untuk mengikuti sekolah online. Pada masa ini mungkin si kecil merasa bingung dengan perubahan rutinitas yang terjadi. Maka dari itu, anda bisa membantu untuk mengatur jadwal kegiatan anak di rumah agar ia tidak merasa bosan maupun stres.

1. Atur Kegiatan Harian
Dalam mengatur jadwal untuk anak, sebaiknya anda melakukannya dalam bentuk harian. Dimana di dalamnya ini berkaitan dengan aktivitas anak bersama orangtua, maupun aktivitasnya masing masing.

Di sini penting untuk melibatkan si kecil dalam pembuatan, agar jadwal tersebut benar benar dilakukan oleh anak dengan perasaan senang.

Sebaiknya anda bertanya terlebih dahulu terkait dengan kegiatan apa yang ingin mereka lakukan pada hari ini dan besok. Kemudian buatlah daftar kegiatan yang akan dilakukan untuk seminggu.

Dengan begitu setiap harinya anda bisa menghadirkan suasana yang berbeda untuk si kecil selama di rumah, agar tidak jenuh.

2. Atur Aktivitas dari Bangun Hingga Tidur
Jadwal kegiatan anak di rumah ini bisa anda atur dari si kecil bangun hingga ia terlelap di malam hari. Dengan begitu anda dapat membuat waktu tidur anak menjadi lebih berkualitas dan memastikan bahwa ia mendapat tidur yang cukup.

Hal ini sangat penting, karena waktu tidur yang teratur akan sangat berpengaruh terhadap perkembangannya.

3. Urutkan Prioritas Kegiatan
Anda memang sebaiknya membuat jadwal yang menyenangkan agar anak tidak jenuh. Meski begitu, tentunya aktivitas yang dilakukan di jadwal harus diurutkan berdasarkan prioritas kegiatan.

Dimana prioritas utama terletak pada jadwal kelas online anak bersama dengan guru di sekolah, kemudian diikuti dengan jadwal belajarnya secara mandiri.

Anda bahkan bisa memasukkan jadwal seperti membantu pekerjaan di rumah, jika si kecil sudah bisa melakukannya. Anak sendiri biasanya sangat senang jika menerima sebuah tanggung jawab di rumah, karena mereka merasa dihargai dan dibutuhkan.

Di satu sisi anda akan terbantu dengan beberapa pekerjaan rumah tersebut, meski termasuk dalam pekerjaan yang ringan.

4. Luangkan Waktu untuk Anak
Karena kondisi seperti sekarang ini, anda mungkin juga terpaksa harus melakukan pekerjaan kantor dari rumah alias WFH. Meski anda merupakan tipikal pekerja keras, mengatur jadwal kegiatan anak di rumah bukan berarti membiarkannya bermain seorang diri atau mengikuti kelas secara mandiri tanpa memberi perhatian.

Terlebih jika anak berada pada masa perkembangan, maka kehadiran anda benar benar dibutuhkan. Setidaknya sempatkan waktu di pagi hari dan siang hari pada jam istirahat atau bahkan di sela sela jam kerja. Ajak anak untuk melakukan kegiatan bersama, atau pantau apakah kelas daring yang dilakukannya berjalan lancar.

5. Batasi Penggunaan Gadget
Hal satu ini cukup sering terjadi, dimana saat sekolah online sudah berakhir maka anak langsung berlari ke arah gawai. Banyak orangtua yang malah berterima kasih dengan hal ini, karena anak tidak rewel dan tidak mengganggu pekerjaan.

Meski begitu, penggunaan gadget yang berlebihan tentu tidak baik untuk perkembangan anak. Bahkan kesibukan bermain gadget ini dapat mengganggu kebersamaan antara anda dan sang buah hati.

Maka dari itu dalam membuat jadwal kegiatan anak di rumah, masukkan juga waktu tertentu untuk bermain gadget. Beri pengertian pada anak bahwa ia hanya boleh bermain pada waktu tersebut, dan di luar itu smartphone maupun gadget yang lainnya bisa disimpan.

Dilansir dari kompas, psikolog Irma Gustiana M.Psi turut menekankan bagaimana pentingnya membuat jadwal keluarga yang teratur. Terlebih pada kondisi seperti sekarang ini, maka peran orangtua sangat penting untuk membantu proses belajar anak dari rumah. Dimana membuat jadwal kegiatan menjadi salah satu upaya dalam membantu proses belajar tersebut.

Sumber : www.gardaoto.com

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com