Besaran Nominal Angpao Lebaran untuk Diberikan ke Anak

Perayaan hari Idul Fitri tak lepas dari bagi-bagi angpao atau Tunjangan Hari Raya (THR) untuk anak-anak. Bagaimana nih, Bunda sudah menyiapkan angpao belum?

Bila Bunda berencana memberi angpao lebaran, sebaiknya direncanakan dengan matang ya. Apalagi, tahun ini kita kembali dihadapkan dalam situasi pandemi COVID-19 yang berdampak pada sektor keuangan.

Bagi Bunda yang menerima THR dari kantor, uang ini bisa disisihkan untuk angpao anak saat Lebaran. Menurut financial advisor, Christina Indah Desheila Putri atau yang akrab disapa Sheila, menyiapkan angpao untuk anak itu penting karena bisa mengajarkan mereka arti tanggung jawab.

Rata-rata orang tua sering tidak memberikan angpao hanya karena anak masih kecil. Padahal, angpao tetap bisa diberikan dengan porsi yang tepat, Bunda.

Besaran nominal angpao untuk anak

Bagi anak yang masih kecil dan belum mengerti uang, Bunda tak perlu memikirkan nominal yang tepat untuk diberikan. Beberapa uang pecahan Rp5.000 bisa diberikan ke anak dan sudah bisa membuat mereka senang.

Bagi anak yang sudah masuk Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menegah Pertama (SMP), nominal angpao perlu diperhatikan ya. Anak di usia ini sudah mengerti angpao dan mungkin membutuhkan nominal yang agak besar.

“Kalau direntang SD bisa dari nominal Rp15.000. Tapi kalau anak SMP bisa sampai Rp100.000 karena dia sudah banyak kebutuhan dan punya hobi,” ujar Sheila.

Meski begitu, Bunda tetap perlu menghitung bujet sebelum memberikan angpao. Tetapkan jumlah uang yang akan diberikan untuk angpao lebaran, lalu dibagi ke beberapa anak yang telah ditentukan.

“Tetap dihitung dari bujet dia. Misalnya, orang tua mau kasih anak SD dan SMP, dilihat bujet ada Rp1 juta untuk dibagi ke 10 anak. Kalau memadai dan anak SMP ini lebih sedikit, nominal segitu sudah cukup. Tapi kalau anaknya banyak, bisa dikurangi. THR itu tetap harus dibujetin, nominal 100 persen THR jangan benar-benar dihabiskan,” kata Sheila.

Tips mengatur keuangan untuk angpao lebaran di era pandemi

Angpao lebaran biasanya disisihkan dari uang THR kantor, yakni berisi satu kali gaji bersih. Bunda perlu mengatur THR ini agar tak habis begitu saja, terutama di masa pandemi ini ya.

Ingat Bunda, THR bulat 100 persen hanya didapat sekali dalam satu tahun. THR tetap harus dibagi porsinya untuk angpao, kebutuhan pribadi, dan dana darurat.

“THR ini tetap yang pertama untuk self reward. Jangan memikirkan orang lain dulu, tapi pikirkan keluarga inti,” ujar Sheila.

Berikut pembagian uang THR untuk angpao dan kebutuhan lain di hari Lebaran:

1. Sekitar 10 persen uang THR digunakan untuk self reward keluarga inti. Misalnya, dihabiskan untuk ke tempat wisata atau membeli mainan anak.

2. Sekitar 20 persen untuk membeli parcel atau hampers lebaran. Untuk kebutuhan ini, usahakan tidak sampai 20 persen uang THR terpakai ya.

3. Sekitar 10 persen digunakan untuk donasi atau sedekah.

4. Sekitar 20 sampai 25 persen bisa digunakan untuk angpao anak-anak dan keluarga, termasuk orang tua. Untuk orang tua, Bunda bisa memberikan dalam bentuk uang atau barang.

5. Sisa uang THR disimpan untuk kebutuhan sehari-hari dan dana darurat. Paling tidak selama tiga bulan ke depan, Bunda masih memiliki uang simpanan dari THR ini.

“Enggak harus ditabung, tapi paling enggak disiapkan dana darurat dari sisanya. Selain itu, untuk kebutuhan sehari-hari next day karena THR cuma sekali jebret, paling enggak ada simpanan sampai tiga bulan ke depan,” ujarnya.

Open chat
1
Ada yang bisa saya bantu?
Hello
Seamat datang di dfrcollection.com